[Lirik+Terjemahan] Nano - Black Board (Papan Tulis)

Nano - Black Board (Papan Tulis)


[Lirik, Lyrics, Lirica, Letra, Paroles, 歌詞, บทร้อง, лирика]

ENGLISH:

The tears I cries for you that day are like the tears I cry today
The pain I  feel inside reminds me that I'm living every day
The thoughts of you that fill my head go 'round and 'round like yesterday
And all the love I feel for you will bring me through another day

All around there are people telling me who I should be
I hate to disappoint you but these are the colors that I see
If there's just a many colors as there are human beings
maybe I'm just color-blind and missing out on everything

Without a word I'm watching as my life keeps passing by
Desperately I'm reaching for the days I've left behind
and no matter what I try the colors won't collide
painting on a canvas of the scars I tried to hide

I take the dreams that live inside my heart
and splash them across the nightmares in my head
With trembling hands I try to draw
the person that I wish that I could be

The feeling of your fingers on my skin
it lingers even after all these years
It's the only color that
remains inside my heart

Every time I try to look into the shadows of your eyes
I feel that somewhere deep inside, another light within me dies
Every time I try to solve the mysteries hidden in your hands
another hint is washed away and lost inside the hourglass

With each breath your memory fades to gray
Losing hold, you try to find the way
Now alone again as silence falls
the only sound is my laughter

I take the dreams that live inside my heart,
And splash across the nighrmares in my head
I close my eyes and try to change
the person that I know that I've become

The echo of your words inside my mind
it lingers even after all these years
I pray that it will never fade
inside my broken heart

With each breath your memory fades to gray
Losing hold, you try to find the way
Now alone again as silence falls
the only sound is my laughter

I take the dreams that live inside my heart,
And splash across the nighrmares in my head
With trembling hands I try to draw
the person that I wish that I could be

The feeling of your fingers on my skin
it lingers even after all these years
It's the only color that
will never change inside my heart

INDONESIA:

Air mata yang kutangiskan padamu di hari itu sama seperti hari ini
Rasa sakit yang kurasa mengingatkanku bahwa aku hidup setiap hari
Segala tentangmu yang ada di kepalaku berputar-putar seperti kemarin
Dan segala cinta yang kurasa akan membawaku melalui hari yang lainnya

Semua orang di sekitarku mengatakan kepadaku apa yang harus kulakukan
Aku tidak suka mengecewakanmu namun itulah warna yang dapat kulihat
Jika ada banyak warna seperti layaknya banyaknya manusia di dunia ini
Mungkin aku hanyalah warna yang pudar dan kehilangan segalanya

Tanpa kata-kata, aku memperhatikanmu dan kehidupan pun terus berjalan
Dengan putus asa aku menggapai hari-hari yang telah meninggalkanku
Dan bagaimana pun aku mencobanya, warnanya tidak akan bersatu
Melukis pada kanvas penuh luka yang berusaha kusembunyikan

Aku mengambil mimpi yang ada di dalam hati
Dan memercikkannya pada mimpi buruk di pikiranku
Dengan tangan yang gemetar, aku mencoba melukis
Sosok seseorang yang kuharap dapat menjadi dia

Perasaan dari jarimu yang menyentuh kulitku
Masih membekas meski setelah bertahun-tahun
Itulah warna satu-satunya
Yang masih ada di dalam hatiku

Setiap kali aku mencoba melihat bayangan pada ke-dua matamu
Aku merasa di dalam diriku, ada cahaya lainnya yang telah mati
Setiap kali aku mencoba memecahkan misteri yang ada di tanganmu
Petunjuk lainnya mulai terhapus dan menghilang di dalam jam pasir

Dengan setiap nafasku, kenangan tentangmu pun memudar
Kehilangan arah, kau mencoba mencari jalan keluarnya
Kini aku sendiri lagi, kehampaan pun menimpa
Dan suara yang terdengar hanyalah tawaku

Aku mengambil mimpi yang ada di dalam hati
Dan memercikkannya pada mimpi buruk di pikiranku
Aku menutup mata dan mencoba untuk mengubah
Sosok seseorang yang kutahu aku dapat menjadi dia

Kata-katamu yang menggema di dalam pikiranku
Masih membekas meski setelah bertahun-tahun
Aku berdo'a agar ia takkan pernah pudar
Di dalam hatiku yang hancur

Dengan setiap nafasku, kenangan tentangmu pun memudar
Kehilangan arah, kau mencoba mencari jalan keluarnya
Kini aku sendiri lagi, kehampaan pun menimpa
Dan suara yang terdengar hanyalah tawaku

Aku mengambil mimpi yang ada di dalam hati
Dan memercikkannya pada mimpi buruk di pikiranku
Dengan tangan yang gemetar, aku mencoba melukis
Sosok seseorang yang kuharap dapat menjadi dia

Perasaan dari jarimu yang menyentuh kulitku
Masih membekas meski setelah bertahun-tahun
Itulah warna satu-satunya
Yang masih ada di dalam hatiku

0 komentar:

Post a Comment

PENCARIAN

My Instagram