[Lirik+Terjemahan] T.M.Revolution - SWORD SUMMIT





T.M.Revolution - SWORD SUMMIT


TENTANG LAGU / ABOUT THE SONG / 楽曲について:

  • “SWORD SUMMIT” adalah lagu J-rock bertempo cepat dari T.M.Revolution, proyek solo penyanyi Jepang Takanori Nishikawa, yang dirilis pada 11 Agustus 2010 sebagai salah satu lagu utama dalam singel double A-side “Naked arms / SWORD SUMMIT”. Liriknya ditulis oleh Akio Inoue, sementara komposisi dan aransemennya dikerjakan oleh kolaborator lamanya, Daisuke Asakura. Dengan perpaduan gitar rock yang agresif dan lapisan synthesizer elektronik khas Asakura, lagu ini menjadi salah satu karya T.M.Revolution yang paling identik dengan waralaba Sengoku Basara. “SWORD SUMMIT” digunakan sebagai lagu pembuka (opening theme) musim kedua anime Sengoku Basara produksi Production I.G, sedangkan “Naked arms” digunakan sebagai lagu tema gim Sengoku Basara 3. Lagu ini kemudian dimuat dalam album studio CLOUD NINE (2011) serta kompilasi GEISHA BOY - ANIME SONG EXPERIENCE (2013), dan juga diaransemen ulang dalam album karakter UTAGE dari seri Sengoku Basara.
  • Makna lagu ini berfokus pada tekad, kehormatan, dan pergulatan batin dalam menghadapi pertempuran serta pilihan hidup. Liriknya memanfaatkan citra pedang, medan perang, angin, dan bulan sebagai metafora untuk menggambarkan konflik, pengorbanan, dan keyakinan yang terus diuji. Meskipun suasananya selaras dengan dunia Sengoku Basara, lagu ini tidak secara eksplisit merujuk kepada tokoh tertentu, sehingga peperangan lebih tepat dipahami sebagai gambaran universal tentang perjuangan menghadapi takdir dan mempertahankan prinsip. Di tengah berbagai ketidakpastian, liriknya menekankan pentingnya terus melangkah tanpa mengabaikan luka dan keraguan yang menyertai perjalanan. Pada akhirnya, “SWORD SUMMIT” menyampaikan bahwa keberanian lahir dari kesediaan untuk menghadapi tantangan, mempertahankan keyakinan, dan terus maju meskipun hasilnya tidak pernah dapat dipastikan.
-------------
  • “SWORD SUMMIT” is a high-tempo J-rock song by T.M.Revolution, the solo project of Japanese singer Takanori Nishikawa, released on August 11, 2010, as one half of the double A-side single Naked arms / SWORD SUMMIT. Written by Akio Inoue and composed and arranged by longtime collaborator Daisuke Asakura, the track blends powerful rock guitar with Asakura's signature electronic production. It is widely recognized as a defining musical theme of the Sengoku Basara franchise, serving as the opening theme for the second season of the Sengoku Basara television anime produced by Production I.G, while its companion track, “Naked arms,” was associated with promotional campaigns for Sengoku Basara 3 / Samurai Heroes. The song was later included on the studio album CLOUD NINE, the anime compilation GEISHA BOY - ANIME SONG EXPERIENCE, and the Sengoku Basara vocal compilation UTAGE.
  • The work portrays life as an unrelenting battlefield where ambition and conviction are tested against the passage of time. Drawing inspiration from legendary samurai such as Date Masamune and Sanada Yukimura, its imagery of clashing blades, crimson winds, and a pale crescent moon symbolizes both the beauty and brutality of pursuing one's ideals. Rather than glorifying conflict itself, the lyrics emphasize the determination to confront destiny, even as every era—and every victory—is ultimately fleeting. Through this balance of urgency and reflection, the song encourages listeners to embrace each moment with courage, accepting uncertainty while continuing to pursue their aspirations with unwavering resolve.
-------------
  • 「SWORD SUMMIT」は、T.M.Revolutionこと西川貴教が2010年8月11日にリリースした両A面シングル『Naked arms / SWORD SUMMIT』の表題曲の一つである。作詞は井上秋緒、作曲・編曲は長年のパートナーである浅倉大介が担当し、重厚なロックギターと攻撃的なシンセサウンドを融合させた迫力ある作品となっている。本作は『戦国BASARA』シリーズを代表するテーマソングの一つとして知られ、Production I.G制作のテレビアニメ『戦国BASARA 弐』のオープニングテーマに起用されたほか、『戦国BASARA3』とも深く結び付いている。その後もアルバム『CLOUD NINE』や『GEISHA BOY -ANIME SONG EXPERIENCE-』、『宴 -UTAGE-』などに収録されている。
  • 楽曲では、戦乱の世を舞台に、野望と信念を胸に運命へ挑む武将たちの姿が壮大に描かれている。刀がぶつかり合う戦場や血に染まる風、蒼白い三日月といった印象的な情景は、乱世を生き抜く者たちの覚悟や、生と死が隣り合わせの世界を象徴している。戦いは単なる勝敗ではなく、自らの理想と誇りを貫くための生き方として描かれ、限りある時代の中で一瞬一瞬を懸命に生き抜こうとする意志が力強く表現されている。『SWORD SUMMIT』は、乱世の中で信念を貫き、自らの運命を切り開こうとする武将たちの生き様を描いた楽曲である。

[Lyrics, 歌詞, 가사, Lirik, Letra da música, Şarkı sözleri, Paroles, Liedtext, текст песни, गीत के बोल, كلمات الأغنية, บทร้อง]

ROMAJI:

Midaretatsu yume no tagai no yaiba ga hoeru

Aoi mikazuki noboru kaze wa aka wo matotte
Unmei wo matanu hana ga orinasu
Dotanba de furikazasu shinjitsu no zankyou wa
Hakanai jidai no itadaki wo yumemiru dake

Matta nashi setsuna ni yobare
Netsu wo kuu kokoro ga itai
Idomarete kaikan no mama
Kirimo mijou naraku no soko e

Odoru yami sasoi sasoawarete
Ima midaretatsu yume no tagai no yaiba ga hoeru

Aoi mikazuki noboru kaze wa aka wo matotte
Unmei wo matanu hana ga orinasu
Yamikumo ni tobihi suru jounetsu no zankou wa
Utsurou jidai no kirameki wo utsushita dake

Bidou dani shinai ashita ni
Semekonde honoo wo kakero
Muzan demo nukisashi naranai
Makeinu no tamashii ga aru

Yo wa utage kawasu bishu naraba
Kono mi wo yowasu mono ni yabou to iu na wo tsukeru

Aoi mikazuki noboru kaze wa aka wo matotte
Unmei wo matanu hana ga orinasu
Utakata wo yuremadoi ranman wo kakenukeru
Raimei wo idaku kono mune wa doko ni mukau?

Sono midaretatsu yume ni yabou to iu na wo tsukeru

Aoi mikazuki noboru kaze wa aka wo matotte
Hito ga ikiru no mo matataki hitotsu
Dotanba de furikazasu shinjitsu no zankyou wa
Hakanai jidai no itadaki wo yumemiru dake

Ware ni tsudzuke!

KANJI:

乱れ立つ夢の 互いの刃(やいば)が吠える

蒼い三日月 昇る 風は紅(あか)を纏(まと)って
運命を待たぬ 華が織り成す
土壇場で振り翳(かざ)す 真実の残響は
儚い時代の頂(いただき)を 夢見るだけ

待ったなし 刹那に呼ばれ
熱を喰う ココロが痛い
挑まれて 快感のまま
錐揉(きりも)み状 奈落の底へ

踊る闇 誘い誘われて
今 乱れ立つ夢の 互いの刃が吼える

蒼い三日月 昇る 風は紅を纏って
運命を待たぬ 華が織り成す
闇雲に飛び火する 情熱の残光は
移ろう時代の煌(きら)めきを 映しただけ

微動だにしない 明日(あした)に
攻め込んで 焔(ほのお)を掛けろ
無残でも 抜き差しならない
負け犬の 魂がある

世は宴 交わす美酒ならば
この身を酔わすものに 野望という名をつける

蒼い三日月 昇る 風は紅を纏って
運命を待たぬ 華が織り成す
泡沫(うたかた)を揺れ惑い 爛漫を駆け抜ける
雷鳴を抱(いだ)くこの胸は 何処に向かう?

その乱れ立つ夢に 野望という名をつける

蒼い三日月 昇る 風は紅を纏って
人が生きるのも 瞬き一つ
土壇場で振り翳す 真実の残響は
儚い時代の頂を 夢見るだけ

我に続け!

ENGLISH TRANSLATION (KAZELYRICS VERSION):

Within the raging dream, our blades roar against one another

The blue crescent moon rises, the wind veiled in crimson
Flowers weave their tale without ever waiting for fate
The echo of truth swings at the brink of decision
Dreaming only of the glory of this fleeting age

There is no time to wait, a fleeting moment calls
A heart devouring blazing flames aches with pain
When challenged, it still sinks into the thrill of it all
Rolling and falling into the depths of the abyss

Darkness dances, inviting and being invited
Now, within the raging dream, our blades roar against one another

The blue crescent moon rises, the wind veiled in crimson
Flowers weave their tale without ever waiting for fate
The remnants of passion's light strike with reckless fury
Reflecting only the glitter of an ever-changing age

Face the unshakable tomorrow
Never forgetting to keep the flame alive
Though it's pitiful, there is no road back
For the soul of an underdog still remains

The world is a banquet - if we drink the finest wine together
The thing that intoxicates this body, I call ambition

The blue crescent moon rises, the wind veiled in crimson
Flowers weave their tale without ever waiting for fate
Unafraid of fleetingness, we race through life in bloom
Where will this heart that embraces the rumbling be led?

That raging dream, I call ambition

The blue crescent moon rises, the wind veiled in crimson
A human life is but the blink of an eye
The echo of truth swings at the brink of decision
Dreaming only of the glory of this fleeting age

Follow me!

INDONESIA:

Dalam mimpi yang berkecamuk, bilah pedang kita saling mengaum

Bulan sabit yang biru terbit, angin terselimuti oleh merah
Bunga-bunga menjalin kisah tanpa pernah menunggu takdir
Gaung kebenaran yang diayunkan di ambang penentuan
Hanya memimpikan kejayaan dari zaman yang begitu fana

Tak ada waktu menunggu, sekejap waktu memanggil
Hati yang melahap kobaran terasa menyakitkan
Ketika ditantang, tetap tenggelam dalam kenikmatan
Berguling dan terjatuh menuju dasar jurang

Kegelapan menari, saling mengundang dan terundang
Kini, dalam mimpi yang berkecamuk, bilah pedang kita saling mengaum

Bulan sabit yang biru terbit, angin terselimuti oleh merah
Bunga-bunga menjalin kisah tanpa pernah menunggu takdir
Sisa cahaya gairah yang menyambar dengan membabi buta
Hanya memantulkan gemerlap zaman yang terus berubah

Hadapilah hari esok yang tak tergoyahkan  
Tanpa pernah lupa menyalakan apinya
Meski mengenaskan, tak ada jalan untuk mundur
Karena masih ada jiwa seorang pecundang

Dunia adalah perjamuan, bila saling meneguk anggur indah
Sesuatu yang memabukkan raga ini kuberikan nama sebagai ambisi

Bulan sabit yang biru terbit, angin terselimuti oleh merah
Bunga-bunga menjalin kisah tanpa pernah menunggu takdir
Tak menentu oleh kefanaan, berlari melalui mekarnya kehidupan
Ke manakah dada yang memeluk gemuruh ini akan menuju?

Mimpi yang berkecamuk itu kuberikan nama sebagai ambisi

Bulan sabit yang biru terbit, angin terselimuti oleh merah
Hidup manusia pun hanyalah sekejap kedipan mata
Gaung kebenaran yang diayunkan di ambang penentuan
Hanya memimpikan kejayaan dari zaman yang begitu fana

Ikutilah aku!

T.M.Revolution - SWORD SUMMIT | Audio

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan dukungannya terhadap kazelyrics. Silahkan berkomentar dengan tetap menjaga etika dan sopan santun ya. Kazelyrics akan menerima setiap komentar dengan senang hati.

Jangan lupa untuk mendukung kazelyrics melalui trakteer juga ya. :)

If you need an English translation of this song, you can comment on this page because I usually don't provide English translations for most songs.

PENCARIAN

Trakteer