[Lirik+Terjemahan] GUMI - Keppekishou (Pecinta Kebersihan)

GUMI - Keppekishou / Clean Freak (Pecinta Kebersihan)


ROMAJI:

iranai kitanai kanjou nante mou
iranai iyana omoi nante
hito wa dare mo shiawase toka
motome sugite konna kitanai

"hito sorezore" to iu kuseshite
kachikan kaikan wakachiatte
tsugouwaruku nareba kondo wa
"hito wa mina" doono koono tte iunda

sore ja chanto kyoukasho de mo
tsukuri chanto teigishite yo
hito no arubeki ikikata toka
kiyoku tadashii danjo kankei

sousa bokura samishii tte kotobahaite wa
wakari aeta furishiteru dake de hontou wa
mitasareru koto wo ai to kanchigaishite
nani mo wakacchainai na

dame dattanda jinrui wa
sore wa touni touni teokure de
dounattatte honnou wa
tsugouyoku hachou awaseteiku

yogorechatta kanjou ni
kokoro wa mou ishi no youde
motome ai no sanjou ni
mou kitanai
sawaranaide

kanashii hanashii sakki kara mou
katarippanashi douyuutsumori?
chakashi hiyakashi akitaramou
warai wa nashi nante okashii

katashi bakari kinishisugite
masa ni kataki miteru mitai
kanari yabai atama no naka mou
DARARI DARARI DUU PAPPARAPA

sousa bokura itsumo yoku ni dokusarete wa
te ni irete wa sugu ni akite houri dashite sa
soshite mata tsugi no omocha mitsuke iunda
"kimi shikainainda"

yappa sonna mon jan ka
shosen ningen nante rikoshugi de
bokura datte sou nanda
kitanai iro ni somattekunda

samekitta mitai nanda
gizen nante mou mitakunai shi
dakara isso naitatte
hora mou chikazukanaide yo

--yoru wa afureru yume egaite--
--asa wa hikaru kibou idaite--
--kiyoku tadashiku mae wo muite--
"matte. sonna muri shinaide"

nante iu hito mo inakute
naite mo gaitebesokaite
konna omoi wa nankaime
kirei suki sugite mou
nani mo kamo mitakunai na

dame dattanda jinrui wa
sore wa touni touni teokure de
EGO bakka no sekai nante
iki wo suu no datte konnan de

dare datte wakatten da
jibun katte datte kachi nante
dakara kuchifusai jatte
mou shiranai
jaa ne BAI BAI

INDONESIA:

Kita tidak memerlukan perasaan kotor ini
Dan pikiran yang tidak menyenangkan ini
Manusia selalu mencari kebahagiaan
Berharap telalu banyak, betapa kotornya

"Setiap manusia itu berbeda" ucap seseorang
Tapi nilai kita dan hasrat kita adalah sama
Namun jika keadaan menjadi susah seperti saat ini
"Kita hanyalah manusia biasa" bicara seenaknya

Maka buatlah catatan yang benar
Dengan tujuan yang benar juga
Kehidupan yang normal adalah
Adanya hubungan suci lelaki dan wanita

Ya, saat kita berkata merasa kesepian
Dan berusaha tidak saling mengerti
Sebenarnya kita salah mengartikan cinta
Kita ini sungguh tidak mengerti apa pun

Kita manusia sangat tidak berguna
Dan kini benar-benar sudah terlambat
Karena bagaimana pun naluri kita
Pasti akan mencari kenyamanan

Dengan perasaan kita yang kotor
Hati kita ini bagaikan batu
Suasana indah yang kita cari
Kini sudah kotor
Janganlah disentuh

Ceritamu yang menyedihkan akan terus berlanjut
Untuk saat ini, apakah yang akan kau lakukan?
Becanda, mengejek, dan saat kau merasa cukup
Kau sudah tak tertawa lagi, bukankah itu aneh?

Selalu merasa khawatir tentang penampilanmu
Seolah akan berhadapan dengan musuhmu
Begitu berbahaya, di dalam kepalamu
Darari darari duu papparapa

Ya, kita selalu teracuni oleh keserakahan
Cepat bosan dengan yang diperoleh lalu membuangnya
Dan dengan cepat menemukan mainan baru
Berkata "tiada yang lain, selain dirimu"

Pada akhirnya, aku merasa
Bahwa manusia itu sungguh egois
Jika kita seperti itu
Dengan perlahan kita tercelup dalam warna yang kotor

Entah kenapa kini aku merasa tenang
Aku tak ingin melihat kemunafikan lagi
Untuk itu, lebih baik aku menangis
Dan jangan mencoba mendekatiku

Malam menceritakan mimpi yang indah
Pagi membawa harapan yang bersinar
Teruslah maju dengan benar dan jujur
"Tunggu, jangan paksakan dirimu"

Takkan ada yang berkata seperti itu
Menangis dan berjuang di ambang kesedihan
Entah berapa kali aku memikirkannya
Aku terlalu suka kebersihan
Sehingga aku tak ingin melihat apa pun

Kita manusia sangat tidak berguna
Dan kini benar-benar sudah terlambat
Dalam dunia yang penuh keegoisan
Bahkan menarik nafas juga susah

Setiap manusia mengerti
Bahwa mereka egois, namun untuk apa?
Untuk itu, tutuplah mulutmu
Aku sudah tidak peduli lagi
Selamat tinggal


0 komentar:

Post a Comment

PENCARIAN

My Instagram