[Lirik+Terjemahan] Yorushika - Kitsutsuki (Burung Pelatuk) / Woodpecker





Yorushika - Kitsutsuki (Burung Pelatuk) / Woodpecker


TENTANG LAGU / ABOUT THE SONG / 楽曲について:

  • “啄木鳥” (Kitsutsuki) merupakan salah satu lagu dalam album kelima Nininshou (二人称) karya Yorushika yang dirilis pada 4 Maret 2026. Album konseptual ini terhubung dengan novel epistolar karya n-buna tentang seorang remaja penulis puisi dan gurunya, serta dikemas dalam 32 amplop berisi sekitar 170 surat yang membentuk alur cerita. Judul “Kitsutsuki” berarti burung pelatuk dan merujuk pada nama pena Ishikawa Takuboku, penulis Ichiyoku no Suna, kumpulan tanka yang merekam perubahan perasaan secara jujur. Rujukan ini memberi konteks sastra yang kuat, menekankan tema kesendirian dan pengakuan diri melalui tulisan.
  • Melalui lirik dan terjemahan lagu ini, makna “Kitsutsuki” berfokus pada kehampaan dan rindu yang disampaikan lewat citra pena yang mengetuk meja seperti pelatuk mematuk kayu. Gurun yang luas, bulan yang terasa kosong, dan terik matahari menjadi latar bagi gejolak dalam diri yang sulit diungkapkan secara langsung. Ketukan yang berulang menunjukkan dorongan untuk terus menulis dan menyuarakan perasaan yang tertahan, sekaligus usaha mencari arti di tengah kesepian. Arti lagu ini menegaskan bahwa melalui kata-kata, seseorang berusaha memahami dirinya, menerima luka yang ada, dan menemukan nilai dalam kejujuran perasaan yang terus diketuk tanpa henti.
-------------
  • “Kitsutsuki” (啄木鳥, Woodpecker) is a track from Nininshou (二人称), the fifth full-length album by Yorushika, released on March 4, 2026. The album is intertwined with an epistolary novel by n-buna and packaged in 32 envelopes containing around 170 letters. The title references the woodpecker and alludes to the pen name of Japanese poet Ishikawa Takuboku, author of Ichiyoku no Suna, a landmark tanka collection that chronicles intimate emotional shifts. This literary connection deepens the song’s reflection on solitude and inner honesty.
  • The song portrays emptiness and longing through the image of a pen tapping on a desk, echoing a woodpecker’s rhythmic pecking. Vast deserts, a hollow moon, and blazing sunlight frame a quiet emotional struggle, suggesting isolation and the search for clarity. The repetitive tapping becomes a symbol of the urge to express unspoken thoughts and confront lingering memories. “Kitsutsuki” captures the beauty and ache of a solitary journey, where writing becomes both a refuge and a means of facing one’s inner void.
-------------
  • 「啄木鳥」は、ヨルシカの5枚目のフルアルバム『二人称』に収録された楽曲で、2026年3月4日にリリースされた。本作は、n-bunaによる書簡体小説と連動したコンセプト作品であり、32通の封筒に約170通の手紙を封入した仕様も特徴となっている。タイトルの「啄木鳥(きつつき)」は鳥の名であると同時に、歌人・石川啄木の号を想起させる。とりわけ歌集『一握の砂』に通じる内省的な視点や、日常の中に潜む感情の揺らぎが背景として重ねられている。
  • 本楽曲が描くのは、書くことと向き合う孤独と渇望である。机を叩くペンの音は、木を打つ啄木鳥の響きと重ねられ、内面に鬱積した想いを外へ打ち出そうとする衝動を象徴する。広い砂漠や空虚な月、照りつける日差しといった情景は、静かな絶望と対峙する心の風景を映し出している。反復されるリズムの中で、言葉にならない感情がかすかな音として刻まれていく。「啄木鳥」は、自己を見つめ続ける創作の旅路と、その痛みを淡く描き出した一曲である。

[Lyrics, 歌詞, 가사, Lirik, Letra da música, Şarkı sözleri, Paroles, Liedtext, текст песни, गीत के बोल, كلمات الأغنية, บทร้อง]

ROMAJI:

Watashi no kokoro garandou toutou to tsuku sabishii baraddo
Tsukue wo tataku fude oto kotsukotsu utau ichiaku no neiro

Hiroi sabaku watashi no kawaita kami no nioi to
Enpitsu wo motsu garandou mahiru no tsuki mo garandou

Akanesasu sasu hideri ni watashi wa mono mo iwazu ni
Kumo ga tatsu tatsu konoha no kazu wo utaeba ii no ka

Watashi no yubi no garandou toutou to naku sabishii baraddo
Tsukue wo tsuku fude no oto marude kitsutsuki no you

Shiroi sabaku watashi no atarashii kami wo kawanai to
Fude wo susumeru garandou hibiku ichiaku no neiro

Suna mo yaku yaku hideri wo watashi wa oboeteita no ni
Kumo ga tatsu sono yukue mo subete oboeteiru no ni

Akane sasu sasu hideri ni hitotsu no mono mo iwazu ni
Watashigoto terasu hikari wo omae wa shirou to suru no ka

KANJI:

ヨルシカ - 啄木鳥

私の心 がらんどうとうとうと突く寂しいバラッド
机を叩く筆音 こつこつ歌う一握の音色

広い砂漠 私の乾いたかみの匂いと
鉛筆を持つがらんどう 真昼の月もがらんどう

茜差す 差す日照りに私はものも言わずに
雲が立つ 立つ木の葉の数を歌えばいいのか

私の指のがらんどうとうとうと鳴く寂しいバラッド
机を突く筆の音まるできつつきのよう

白い砂漠 私の新しい紙を買わないと
筆を進めるがらんどう響く一握の音色

砂も焼く 焼く日照りを私は覚えていたのに
雲が立つ その行方も全て覚えているのに

茜差す 差す日照りに一つのものも言わずに
私ごと照らす光をお前は知ろうとするのか

ENGLISH TRANSLATION (KAZELYRICS VERSION):

My heart feels empty, endlessly tapping a silent ballad
The sound of a pen tapping on the desk, tap tap, singing a handful of notes

A vast desert and the scent of my dried hair
Emptiness holding a pencil, even the daytime moon is hollow

Under the blazing sun lit red by sunset, I don’t say a single word
Clouds rise high, should I sing the number of standing leaves?

The emptiness in my fingers keeps playing a silent ballad
The sound of the pen tapping the desk is like a woodpecker

A white desert, I need to buy new paper
When I move my pen, the emptiness echoes, that’s a handful of notes

The sun scorching the sand, even now I remember it
The towering clouds, even their direction, I remember everything

Under the blazing sun lit red by sunset, without saying a single word
Do you want to know the light that illuminates all of me?

INDONESIA:

Hatiku terasa hampa, terus-menerus mengetuk balada yang sunyi
Suara pena yang mengetuk meja, suara ketukan, menyanyikan segenggam nada

Gurun yang luas dan aroma rambutku yang kering
Kehampaan yang memegang pensil, bahkan bulan di siang hari pun hampa

Dalam terik matahari yang diterangi merah senja, aku tak berkata sepatah kata pun
Awan terlihat menjulang, haruskah aku menyanyikan jumlah daun yang berdiri?

Kehampaan di jariku terus-menerus membunyikan balada yang sunyi
Suara pena yang mengetuk meja ini seperti burung pelatuk

Gurun berwarna putih, aku harus membeli kertas baruku
Saat kugerakkan pena, kehampaan bergama, itulah segenggam nada

Terik matahari yang membakar pasir, sekarang pun aku mengingatnya
Awan yang menjulang, bahkan arahnya pun aku mengingat semuanya

Dalam terik matahari yang diterangi merah senja, tanpa mengucap satu kata pun
Apakah engkau hendak mengetahui cahaya yang menerangi seluruh diriku?


Note:
[1] Lagu ini terinspirasi oleh Ichiyoku no Suna (一握の砂, A Handful of Sand), kumpulan puisi yang diterbitkan pada Desember 1910 oleh penyair tanka Jepang, Ishikawa Takuboku. Karya ini dipandang sebagai salah satu tonggak sastra Jepang modern karena menghadirkan realitas keseharian secara lugas ke dalam bentuk tanka tradisional. Melalui sajak-sajaknya, Takuboku merekam pergulatan batin dan pengalaman pribadi seorang pemuda pada era Meiji, sekaligus menampilkan perenungan tentang hidup yang dijalaninya.
[2] Nama pena "Takuboku" (啄木) secara harfiah berarti burung pelatuk, dari kanji 啄 yang bermakna mematuk dan 木 yang berarti pohon. Meskipun sebutan umum untuk burung pelatuk adalah kitsutsuki, nama tersebut disarankan oleh mentornya, Yosano Tekkan. Pilihan nama ini berkaitan dengan kesan mendalam terhadap bunyi burung pelatuk di kampung halamannya di Iwate, sekaligus menunjukkan kedekatan puisinya dengan alam.
[3] Kumpulan ini memuat 551 puisi tanka dan dapat dibaca seperti catatan harian dalam bentuk sajak. Isinya merekam perubahan suasana batin seorang individu, menyoroti rapuhnya kehidupan serta kesadaran bahwa pengalaman manusia terus bergeser seiring waktu.
[4] Judulnya, yang berarti "segenggam pasir", menggambarkan betapa mudahnya kebahagiaan dan kesedihan terlepas dari genggaman, sebagaimana pasir yang mengalir di sela jari. Karya ini mengangkat tema cinta, kehilangan, dan perjalanan waktu yang dialami setiap manusia.


Yorushika - Kitsutsuki | Audio

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan dukungannya terhadap kazelyrics. Silahkan berkomentar dengan tetap menjaga etika dan sopan santun ya. Kazelyrics akan menerima setiap komentar dengan senang hati.

Jangan lupa untuk mendukung kazelyrics melalui trakteer juga ya. :)

If you need an English translation of this song, you can comment on this page because I usually don't provide English translations for most songs.

PENCARIAN

Trakteer