[Lirik+Terjemahan] SKE48/JKT48 - Ame no Pianist (Pianis Dari Hujan)

SKE48/JKT48 - Ame no Pianist (Pianis Dari Hujan)


[Lirik, Lyrics, Lirica, Letra, Paroles, 歌詞, บทร้อง, лирика]

ROMAJI:

ame no PIANISUTO ga
ai wo hiite iru wa
BIRU no machi ni
kanaderu kanashii MERODII
mado no kenban wo
tataku shizuku no yubi
watashi dake no KONCHERUTO

yasashii kotoba de
kiridasu SAYONARA
totsuzen sugite...
SOFAA no hajikko
damatte shimatta
watashi wa tsume wo kamu

"kimi ni wa motto ii hito ga iru yo" to
manazashi no "kodomo atsukai" wa
meguriatte
obietsuzuketa
unmei no mirai gata

ame no PIANISUTO
sotto hajiki hajimeta
itsuka kiita
SHOPAN no "wakare no kyoku"
namida PORON PORON
hoo wo nugui nagara
mune no oku ni
B.G.M.

senaka wo muketari
tsumetaku saretara
akiramerareta
otona no anata wa
itsumo no egao de
watashi ni satosu dake

"warui no wa boku da" nante iu keredo
renai wa futari deshita mono
konna toki wa dou sureba ii no...
hajimete no keiken ni...

ame no PIANISUTO ga
ai o hiite iru wa
BIRU no machi ni
kanaderu kanashii MERODII
mado no kenban wo
tataku shizuku no yubi
watashi dake no KONCHERUTO

ame no PIANISUTO
sotto hajiki hajimeta
itsuka kiita
SHOPAN no "wakare no kyoku"
namida PORON PORON
hoo wo nugui nagara
mune no oku ni
B.G.M.
chigau kyoku wo hiite…

INDONESIA (VERSI JKT48):

JKT48 - Sang Pianist Hujan

Sekarang sang pianis hujan
Sedang melantunkan asmara
Di tengah kota pun
Ia mainkan melodi yang sedih
Jemari tetesan air menekan window di keyboardnya
Concerto yang hanya untukku

Dengan kata-kata lembut
Diputuskan sayonara
Terlalu tiba-tiba
Di pinggiran sofa aku
Hanya duduk dan terdiam
Menggigit kuku jemariku

"Kuyakin akan ada yang lebih baik untukmu"
Tatapanmu sperti melihat anak kecil
Terulang kembali
Takdir masa depanku
Yang selalu membuatku takut

Sekarang sang pianis hujan
Mulai bermain dengan pelan
Pernah aku dengar
"Lagu perpisahan" dari Chopin
Air mata deras mengalir
Sambil mengusap pipi ini
Di dalam dadaku
BGM

Saat kau memunggungiku
Dan mulai bersikap dingin
Itu tanda menyerah
Dirimu yang telah dewasa
Selalu dengan senyuman
Hanya meyakinkanku saja

Walaupun kau bilang bahwa dirimu lah yang salah
Cinta seharusnya antara kita berdua
Harus bagaimana di saat seperti ini?
Pada pengalaman yang pertama

Sekarang sang pianis hujan
Sedang melantunkan asmara
Di tengah kota pun
Ia mainkan melodi yang sedih
Jemari tetesan air menekan window di keyboardnya
Concerto yang hanya untukku

Sekarang sang pianis hujan
Mulai bermain dengan pelan
Pernah aku dengar
"Lagu perpisahan" dari Chopin
Air mata deras mengalir
Sambil mengusap pipi ini
Di dalam dadaku
BGM
Mainkanlah lagu yang lain

INDONESIA (VERSI PENULIS):

Pianis dari hujan
Bermain dengan cintaku
Dari bangunan kota ini
Ada lagu sedih yang dimainkan
Keyboard terbuat dari kaca jendela
Dan terkena oleh jari dari hujan
Memainkan konser hanya untukku

Dengan kata-kata yang manis
Kau mengucapkan selamat tinggal
Dengan tiba-tibanya
Pada pinggir sofa ini
Yang tenggelam dalam keheningan
Aku menggigit kukuku

"Ada orang yang lebih baik di luar sana"
Sambil menatapku bagaikan anak kecil
Kesempatan pertemuan ini
Terus membuatku takut
Dan memutuskan takdir ini

Pianis dari hujan
Mulai bermain dengan lembut
Suatu hari kudengar
"Lagu perpisahan" dari chopin
Air mata ini pun mengalir
Sementara menghapusnya di pipiku
Di dalam hatiku
Ada suara BGM

Kau berbalik ke belakang
Menjadi jauh dariku
Kau pun melepasku
Dirimu yang dewasa
Yang selalu tersenyum
Hanya akan menegurku

"Akulah yang salah" itulah yang kau katakan
Ketika aku berpikir kita saling mencinta
Namun apa yang harus kulakukan sekarang
Pertama kalinya aku merasakan seperti ini

Pianis dari hujan
Bermain dengan cintaku
Dari bangunan kota ini
Ada lagu sedih yang dimainkan
Keyboard terbuat dari kaca jendela
Dan terkena oleh jari dari hujan
Memainkan konser hanya untukku

Pianis dari hujan
Mulai bermain dengan lembut
Suatu hari kudengar
"Lagu perpisahan" dari chopin
Air mata ini pun mengalir
Sementara menghapusnya di pipiku
Di dalam hatiku
Ada suara BGM
Lagu lainnya yang dimainkan

0 komentar:

Post a Comment

PENCARIAN

My Instagram