Yorushika - Mashou (Pesona Iblis) / Devilishness
TENTANG LAGU / ABOUT THE SONG / 楽曲について:
- “Mashou” (魔性) merupakan lagu dari album kelima Nininshou (二人称) karya Yorushika yang dirilis pada 4 Maret 2026. Album konseptual ini terhubung dengan novel epistolar karya n-buna yang mengikuti perjalanan seorang remaja penulis puisi yang bertukar surat dengan gurunya dalam proses mencari arti hidup. Dalam kisah tersebut, ia diarahkan untuk menemukan “sebutir amber di lautan pasir,” sebuah gambaran tentang pencarian nilai di tengah kehidupan yang luas dan tak pasti. Rilisan edisi khusus album ini disusun dalam 32 amplop yang memuat sekitar 170 surat. Lagu “Mashou” sendiri mengambil inspirasi dari drama Salomé karya Oscar Wilde dan menggunakan makna kata mashou yang merujuk pada pesona berbahaya atau daya tarik yang sulit ditolak.
- Melalui lirik dan terjemahan lagu ini, makna “Mashou” berfokus pada kebingungan perasaan dan kerinduan yang bercampur dengan daya tarik yang kuat namun sulit dijelaskan. Warna merah tua muncul sebagai penanda intensitas perasaan, sekaligus menggambarkan hubungan yang dipenuhi salah paham. Sosok dalam lagu mencoba menemukan keindahan di tengah kekacauan dalam diri, seolah ingin memberi warna yang sama kuat pada pengalaman baik maupun buruk. Arti lagu ini menegaskan bahwa daya tarik, kesepian, dan keinginan untuk terhubung dengan orang lain dapat saling bertabrakan, membentuk perjalanan seseorang dalam memahami dirinya sendiri.
-------------
- “Mashou” (魔性) is a track from Nininshou (二人称), the fifth full-length album by Yorushika, released on March 4, 2026. The album is part of a conceptual project connected to an epistolary novel written by n-buna about a boy who writes poetry and exchanges letters with a literature-minded teacher while searching for meaning in life. The physical edition is uniquely presented as 32 envelopes containing around 170 letters. “Mashou” draws inspiration from the tragic play Salomé by Oscar Wilde, and the title refers to a mysterious and dangerous charm that captivates others.
- The song explores emotional confusion and longing through vivid imagery. The recurring color crimson symbolizes passion and intensity while reflecting the complexity of relationships shaped by misunderstanding. The narrator seeks beauty and meaning in a world that feels both alluring and unsettling, suggesting a desire to transform experiences and confront deeper truths. “Mashou” captures the tension between loneliness and attraction, portraying the powerful pull of connection even when it carries uncertainty and emotional risk.
-------------
- 「魔性」は、ヨルシカの5枚目のフルアルバム『二人称』に収録された楽曲で、2026年3月4日にリリースされた。本作は、n-bunaによる書簡体小説と連動したコンセプトアルバムであり、詩を書く少年と文学に通じた教師との往復書簡を通して自己探求の物語が描かれる。アルバムは32通の封筒に約170通の手紙を収めた仕様でも知られ、音楽と物語が密接に結びついた構成となっている。タイトルの「魔性」は、人を強く惹きつける危うい魅力を意味し、オスカー・ワイルドの戯曲『SALOME』を想起させる文学的ニュアンスも重ねられている。
- 本楽曲が描くのは、強い魅力に惹かれながらも揺れ動く感情である。歌詞では赤い色彩が象徴的に用いられ、情熱や戸惑い、そして危うさを帯びた感情が浮かび上がる。誤解やすれ違いを抱えた関係の中で、それでも相手や世界の中に美しさや意味を見出そうとする心の動きが描かれている。魅力に引き寄せられるほどに孤独が際立つ葛藤の中で、自己と他者とのつながりを求める思いが静かに響く。「魔性」は、惹きつけられる力と孤独のあいだで揺れる感情を繊細に描いた楽曲である。
[Lyrics, 歌詞, 가사, Lirik, Letra da música, Şarkı sözleri, Paroles, Liedtext, текст песни, गीत के बोल, كلمات الأغنية, บทร้อง]
ROMAJI:
Kodoku to, natsu ga satta kaaten wo mimachigaeru
Karappo no tamashii ga nantonaku nobi ni niteru
Kutsuhimo to sabishii kono kokoro wo mimachigaeru
Hodoku ryoute ni yuuyake nami no naka ni niteru
Karagurenai ni mizu kukure
Kono watashi wo omae no you ni kukure
Aka aka, akaku are
Machi wo nomikomu bakku raito
Somero akairo, mashou no you ni
Kono sekai wo rubii no you ni kazare
Aka aka, akaku are
Rojiura no randorii mo somero
Sayonara wo iu mitai ni
Kisai to, ki wo terau dake no omae wo mimachigaeru
Mashou to, sumiwatatta yuugure wa yake ni niteru
Omaaju to, bunmyaku no nai inyou wo mimachigaeru
Himawari to, furimuiteiru anata wo mimachigaeru
Tada kurenai anata de are
Kono watashi mo omae no you ni kaware
Aka aka, akaku are
Yama mo nomikomu pin supotto
Yamero, terasu na watashi no kao wo
Kono sekai wo rubii no you ni kazare
Aka aka, akaku are
Gomidame mo rootarii mo somero
Akairo, mashou no you ni
Kono watashi wo omae no you ni kukure
Aka aka, akaku are
Hito mo nomikomu appaa raito
Yamero, terasu na watashi igai wo
Kono sekai wo rubii no you ni kazare
Aka aka, akaku are
Sono jiai mo furachi mo zenbu somero
Akairo, mashou no you ni
KANJI:
ヨルシカ - 魔性
孤独と、夏が去ったカーテンを見間違える
空っぽの魂が何となく野火に似てる
靴紐と寂しいこの心を見間違える
ほどく両手に夕焼け 波の中に似てる
唐紅に水くくれ
この私をお前のようにくくれ
赤々、赤くあれ
街を呑み込むバックライト
染めろ赤色、魔性のように
この世界をルビーのように飾れ
赤々、赤くあれ
路地裏のランドリーも染めろ
さよならを言うみたいに
鬼才と、奇を衒うだけのお前を見間違える
魔性と、澄み渡った夕暮れはやけに似てる
オマージュと、文脈のない引用を見間違える
向日葵と、振り向いているあなたを見間違える
ただ暮れないあなたであれ
この私もお前のように変われ
赤々、赤くあれ
山も呑み込むピンスポット
やめろ、照らすな私の顔を
この世界をルビーのように飾れ
赤々、赤くあれ
ゴミ溜めもロータリーも染めろ
赤色、魔性のように
この私をお前のようにくくれ
赤々、赤くあれ
人も呑み込むアッパーライト
やめろ、照らすな私以外を
この世界をルビーのように飾れ
赤々、赤くあれ
その慈愛も不埒も全部染めろ
赤色、魔性のように
ENGLISH TRANSLATION (KAZELYRICS VERSION):
I mistook the curtain left by summer for loneliness
A hollow soul somehow resembles fires on the plain
I mistook my lonely heart for a shoelace
In the two hands that untie it is sunset light, similar to waves
Tie water to crimson
Tie me the way you tie yourself
Crimson red, become red
Backlight that even swallows the city
Color it red, like a devilish charm
Decorate this world like a ruby
Crimson red, become red
Color even the laundry place in the back alley
As if saying goodbye
I mistook you, deliberately searching for strangeness, as a genius
Devilish charm and the wide-spreading dusk look so alike
I mistook a quote without understanding its context as homage
I mistook you turning back as a sunflower
Become yourself who never became dusk
Let me change like you too
Crimson red, become red
Spotlights that even swallow mountains
Stop, don’t shine on my face
Decorate this world like a ruby
Crimson red, become red
Color even the garbage and the rotary
Crimson red, like a devilish charm
Tie me the way you tie yourself
Crimson red, become red
Upperlights that even swallow people
Stop, don’t shine on anyone but me
Decorate this world like a ruby
Crimson red, become red
Color all that good and evil
Red, like a devilish charm
INDONESIA:
Aku salah mengira tirai yang ditinggalkan musim panas sebagai kesepian
Jiwa yang hampa entah bagaimana mirip dengan kebakaran di daratan
Aku salah mengira hatiku yang merasa kesepian sebagai tali sepatu
Di kedua tangan yang melepaskannya, ada cahaya senja, mirip dalam ombak
Ikatlah air pada merah tua
Ikatlah diriku seperti dirimu
Merah menyala, jadilah merah
Cahaya belakang yang bahkan menelan kota
Warnailah merah, seperti pesona iblis yang berbahaya
Hiaslah dunia ini seperti rubi
Merah menyala, jadilah merah
Warnailah juga tempat laundry di gang belakang
Seperti mengucapkan selamat tinggal
Aku salah mengira dirimu yang sengaja mencari keanehan sebagai seorang jenius
Pesona iblis yang berbahaya dan senja yang membentang luas terlihat begitu mirip
Aku salah mengira kutipan tanpa pemahaman konteks asli sebagai penghormatan
Aku salah mengira dirimu yang berpaling ke belakang sebagai bunga matahari
Jadilah dirimu yang tak pernah menjadi senja
Biarkan aku juga berubah seperti dirimu
Merah menyala, jadilah merah
Sorot lampu yang bahkan menelan gunung
Berhenti, jangan menyinari wajahku
Hiaslah dunia ini seperti rubi
Merah menyala, jadilah merah
Warnailah juga tempat sampah dan bundaran jalan
Merah menyala, seperti pesona iblis yang berbahaya
Ikatlah diriku seperti dirimu
Merah menyala, jadilah merah
Lampu atas yang bahkan menelan manusia
Berhenti, jangan menyinari selain diriku
Hiasilah dunia ini seperti rubi
Merah menyala, jadilah merah
Warnailah semua kebaikan dan kejahatan itu
Berwarna merah, seperti pesona iblis yang berbahaya
Note:
[1] Mashou (魔性) merujuk pada pesona yang misterius, berbahaya, dan sulit ditolak, seolah memiliki daya tarik yang “iblis” atau supranatural.
[2] Dalam konteks "mashou no onna" (魔性の女), istilah ini menggambarkan figur femme fatale, yaitu perempuan dengan daya tarik memikat yang dapat menyesatkan atau menghancurkan orang yang terpesona olehnya.
[3] Konsep ini sering diasosiasikan dengan tokoh Salome, yang dipopulerkan dalam drama Salomé karya Oscar Wilde.
[4] Dalam karya tersebut, Salome digambarkan memiliki obsesi kuat terhadap John the Baptist (Jokanaan) dan menggunakan pesonanya melalui "Dance of the Seven Veils" untuk memanipulasi Herod Antipas, hingga akhirnya menuntut kepala Jokanaan sebagai imbalan.
[5] Gambaran Salome ini sering dijadikan referensi untuk menjelaskan karakter pesona yang memikat sekaligus destruktif, yang selaras dengan nuansa makna kata mashou (魔性) dalam penggunaan sastra atau lirik.
Yorushika - Mashou | Audio

0 komentar:
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungan dan dukungannya terhadap kazelyrics. Silahkan berkomentar dengan tetap menjaga etika dan sopan santun ya. Kazelyrics akan menerima setiap komentar dengan senang hati.
Jangan lupa untuk mendukung kazelyrics melalui trakteer juga ya. :)
If you need an English translation of this song, you can comment on this page because I usually don't provide English translations for most songs.