Yorushika - Akane (Merah Senja) / Madder
TENTANG LAGU / ABOUT THE SONG / 楽曲について:
- "Akane" merupakan single digital terbaru dari Yorushika yang dirilis pada 4 Februari 2026 dan digunakan sebagai lagu tema film Boku no Kokoro no Yabai Yatsu. Lagu ini hadir dengan pendekatan yang konsisten dengan karya-karya Yorushika sebelumnya, sekaligus memperkaya lapisan maknanya melalui rujukan pada Wakanashu, kumpulan puisi yang menandai peralihan penting menuju puisi Jepang modern dengan pengaruh Romantisisme Barat. Penempatan rujukan tersebut memberi konteks budaya yang menyatukan tradisi sastra dengan narasi perasaan yang personal.
- Melalui lirik dan terjemahan lagu ini, makna "Akane" berfokus pada hubungan antara perasaan manusia dan pemandangan alam yang sunyi. Pagi dan senja yang setengah terlelap, awan yang bergerak perlahan, dan hamparan bintang yang hampir tak dikenali pergerakannya menghadirkan gambaran tentang kebahagiaan dan kesedihan yang hadir bersamaan. Harapan untuk mendengar suara orang yang tercinta menunjukkan perasaan rindu. Arti lagu ini menegaskan bahwa perasaan manusia tumbuh dan bergeser seiring alam di sekitarnya, mencari keseimbangan antara ketenangan yang diterima dan perasaan rindu yang terus tersisa.
-------------
- “Akane” is a new digital single by Yorushika, released on February 4, 2026, and serves as the theme song for the film Boku no Kokoro no Yabai Yatsu. The song reflects a literary sensibility, drawing on Wakanashū, a seminal poetry collection that bridged classical expression and modern Japanese verse under the influence of Western Romanticism.
- The meaning of “Akane” unfolds in the quiet dialogue between emotion and nature. Images of drowsy mornings, muted evenings, drifting clouds, and distant stardust reflect the layered presence of joy and sorrow. The repeated desire to hear a loved one’s voice suggests a longing for intimacy and shared understanding. Rather than separating light from shadow, the song allows both to coexist, inviting the body, heart, and soul to resonate fully with the tenderness and ache of connection.
-------------
- 「茜」は、ヨルシカによる新曲で、2026年2月4日にデジタルリリースされ、映画『僕の心のヤバイやつ』の主題歌として起用されています。本作は、島崎藤村の詩集『若菜集』への言及を通して、日本近代詩の感性を現代の音楽表現へと静かに接続しており、抑制の効いたサウンドと余白のある構成が、文学的な気配を穏やかに漂わせています。
- 曲の意味としては、感情と自然が重なり合う繊細な時間にあります。微睡む朝と夕暮れ、流れる雲や遠い星屑は、喜びと悲しみが同時に存在する心のあり方を映し出します。この曲の歌詞と訳を通じて、繰り返し求められる声は深い理解と親密さへの希求を象徴し、身体と心、そして魂が共鳴するように感情が広がっていく様子が、静けさの中に潜む切なさと安らぎとして丁寧に描き出されています。
[Lyrics, 歌詞, 가사, Lirik, Letra da música, Şarkı sözleri, Paroles, Liedtext, текст песни, गीत के बोल, كلمات الأغنية, บทร้อง]
ROMAJI:
Madoromu yuuhi no mukougawa no
Ima nemuru kumo no yurameki wo
Hitofusa tabaneta kurokami no
Hanasaki kasumeru kurushisa wo
Shiru ya kimi
Anata no yorokobi wo kikasete
Mabuta wo furuwasete
Akane yo sono koe wo kikasete
Karada wo tayumasete
Madoromu asahi no mukougawa no
Mada nemuru kumo no yasashisa wo
Ayame mo shiranu yami no yo ni
Shizuka ni ugoku hoshikuzu wo
Shiru ya kimi
Anata no kanashimi wo kikasete
Kokoro wo furuwasete
Akane yo sono koe wo kikasete
Karada wo hazumasete
Anata no tamashii wo kikasete
Kokoro ni furesasete
Namida mo yorokobi mo nagashite
Mabuta wo hazumasete
Anata no yorokobi wo kikasete
Kokoro wo hajikasete
Akane yo mada koe wo kikasete
Karada wo tayumasete
KANJI:
ヨルシカ - 茜
微睡む夕日の向こう側の
今眠る雲の揺らめきを
一房束ねた黒髪の
鼻先掠めるくるしさを
知るや君
貴方の喜びを聞かせて
まぶたを震わせて
茜よその声を聞かせて
からだを弛ませて
微睡む朝日の向こう側の
まだ眠る雲のやさしさを
あやめもしらぬやみの夜に
静かにうごく星くづを
知るや君
貴方の悲しみを聞かせて
こころを震わせて
茜よその声を聞かせて
からだを弾ませて
貴方の魂を聞かせて
こころに触れさせて
涙も喜びも流して
まぶたを弾ませて
貴方の喜びを聞かせて
こころを弾かせて
茜よまだ声を聞かせて
からだを弛ませて
ENGLISH TRANSLATION (KAZELYRICS VERSION):
Behind the drowsy evening sun
There is a trembling of clouds now asleep
Black hair tied into a single bundle
A pain that touches the tip of my nose
Do you know?
Let me hear your happiness
Let these eyelids tremble
O madder, let me hear your voice
Let this body come to rest
Behind the drowsy morning sun
There is a gentleness of clouds still asleep
In a dark night that cannot even be recognized
Stardust moves in silence
Do you know?
Let me hear your sadness
Let this heart tremble
O madder, let me hear your voice
Let this body be stirred
Let me hear your soul
Let me touch your heart
Let tears and happiness flow
Let these eyelids be moved
Let me hear your happiness
Let this heart beat fast
O madder, let me hear your voice once more
Let this body come to rest
INDONESIA:
Di balik matahari senja yang setengah terlelap
Ada getaran awan yang sekarang tertidur
Rambut hitam yang diikat menjadi satu ikat
Rasa sakit yang menyentuh ujung hidung
Tahukah engkau?
Biarkan aku mendengar kebahagiaanmu
Biarkan kelopak mata bergetar
Wahai merah senja, biarkan aku mendengar suaramu
Biarkan tubuh ini beristirahat
Di balik matahari pagi yang setengah terlelap
Ada kelembutan awan yang masih tertidur
Di malam gelap yang bahkan tak bisa dikenali
Hamparan bintang bergerak dengan senyap
Tahukah engkau?
Biarkan aku mendengar kesedihanmu
Biarkan hati ini bergetar
Wahai merah senja, biarkan aku mendengar suaramu
Biarkan tubuh ini tergerak
Biarkan aku mendengar jiwamu
Biarkan aku menyentuh hatimu
Biarkan air mata dan kebahagiaan mengalir
Biarkan kelopak mata tergerak
Biarkan aku mendengar kebahagiaanmu
Biarkan hati ini berdebar
Wahai merah senja, biarkan aku mendengar suaramu lagi
Biarkan tubuh ini beristirahat
Note:
[1] Lagu ini merujuk pada Wakanashu (若菜集, diartikan sebagai "kumpulan herbal muda"), kumpulan puisi pertama karya Shimazaki Toson yang diterbitkan pada tahun 1897 dan dipandang sebagai penanda penting dalam perkembangan puisi Jepang modern serta kebangkitan Romantisisme era Meiji.
[2] Wakanashu menandai peralihan dari puisi klasik menuju pola modern, dengan memadukan estetika tradisional Jepang dan pengaruh Romantisisme Barat, khususnya gaya William Wordsworth, melalui bentuk shintaishi yang menonjolkan penggambaran alam.
[3] Salah satu bait yang dirujuk dalam lagu ini berbunyi:
「あやめもしらぬやみの夜に 静かにうごく星くづを 知るや君」
yang diartikan sebagai "di malam gelap yang bahkan tak bisa dikenali, hamparan bintang bergerak dengan senyap, tahukah engkau?".
[4] Dalam bahasa Jepang klasik, ungkapan "あやめもしらぬ" bermakna “tidak dapat dibedakan” atau “tidak diketahui sama sekali”, sehingga menggambarkan keadaan kehilangan arah dan ketidakpastian, baik secara penglihatan maupun batin, bukan merujuk pada bunga iris (あやめ) secara harfiah.
[5] Frasa "shiru ya kimi" (知るや君) secara literal berarti "apakah kau tahu?". Ungkapan ini lazim digunakan dalam bahasa Jepang kuno dengan nuansa puitis, sehingga dalam terjemahan ini dipadankan menjadi "tahukah engkau?".
[6] Salah satu puisi paling dikenal dalam Wakanashu adalah "Hatsukoi" (初恋, cinta pertama), yang menggambarkan momen awal jatuh cinta yang polos melalui suatu kenangan .
[7] Salah satu bait populer dari karya tersebut menggambarkan cinta pertama, yaitu "bagai warna merah buah musim gugur yang belum matang". Warna ini umumnya adalah warna merah yang masih muda, dan setara dengan warna pipi kemerahan pada seseorang yang baru jatuh cinta. Hal ini juga dapat mengacu pada lagu "Shayou" terutama pada lirik "warna pipi"
[8] Kata 茜 (akane) pada awalnya merujuk pada tanaman "madder" yang digunakan sebagai pewarna merah alami, kemudian berkembang menjadi istilah untuk warna merah tua atau jingga kemerahan dari langit senja, serta sering digunakan juga sebagai nama perempuan yang melambangkan kehangatan.
[9] Yurameki (揺らめき) menggambarkan gerakan bergoyang atau bergetar secara perlahan. Dalam kiasannya, istilah ini digunakan untuk melukiskan keadaan perasaan atau pikiran yang samar dan belum sepenuhnya jelas.
Yorushika - Madder | Audio
RELATED ARTICLES:

0 komentar:
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungan dan dukungannya terhadap kazelyrics. Silahkan berkomentar dengan tetap menjaga etika dan sopan santun ya. Kazelyrics akan menerima setiap komentar dengan senang hati.
Jangan lupa untuk mendukung kazelyrics melalui trakteer juga ya. :)
If you need an English translation of this song, you can comment on this page because I usually don't provide English translations for most songs.